Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juli 26, 2011

My Name is Memory



Judul                     : My Name is Memory
Penulis                  : Ann Brashares
Penerbit                : Bentang
Cetakan               : I (2011), jarang2 dapat buku baru bagus dapat diskon pula (yealah XD)
Sinopsis

Andai kematian adalah akhir…
Entah Daniel harus bersyukur atau menyesal. Maut tak kuasa menghapus semua jejak kehidupan lalunya. Setiap terlahir kembali, dia bisa mengingat dirinya yang dahulu, termasuk orang-orang yang pernah hadir dalam hidupnya, teristimewa Sophia.
Sophia mungkin adalah satu-satunya alasan Daniel rela menahan derita di setiap kehidupan. Sejak pertama dia hadir dalam sosok gadis muda yang menemui ajal karena perbuatannya, Daniel terus diburu perasaan bersalah. Harapan tak berbalas dan kehilangan yang pahit silih berganti. Sophia menjelma menjadi sosok yang nyaris tak terengkuh.
Kini, sekali lagi nasib begitu bermurah hati mempertemukan mereka. Dalam sosok remaja dengan usia yang tak terpaut jauh, seharusnya mereka memiliki lebih banyak kesempatan menentukan takdir. Namun, akankah takdir mereka kali ini bernama cinta?

Jalan Cerita :
Berkisah tentang seorang laki-laki bernama Daniel, remaja misterius yang digilai oleh Lucy dan selalu mengamatinya, hingga pada suatu malam perpisahan sekolah akhirnya –setelah dua tahun- Daniel mengajaknya bicara dan lebih dari itu mengatakan bahwa dia mencintainya. Hanya satu yang membuat Lucy terpukul dan takut pada Daniel ketika ia memanggil Lucy sebagai Sophia.
Sejak hari itu Daniel terus mengamati Lucy tanpa berani muncul dihadapannya.
Daniel mengenang seluruh kisah hidupnya, berkali-kali mati, lalu hidup kembali dengan ingatan yang utuh tentang kehidupan sebelumnya termasuk Sophia. Seorang gadis yang saat pertama kali ditemuinya dan dibunuh olehnya ketika membakar sebuah desa. Di kehidupan selanjutnya perasaan bersalah itu terbawa dan berubah menjadi cinta ketika mereka bertemu kembali sebagai orang yang berbeda tapi Daniel tetap mengenalnya. Saat itu Sophia adalah istri kakaknya yang pemabuk dan selalu menyiksa Sophia. Mereka kabur karena Joaqcuim kakak Daniel terus menyiksa Sophia dan terjalin cinta. Namun malang Daniel meninggal dibunuh oleh kakaknya sendiri tanpa sempat menepati janji pada Sophia untuk kembali dan hidup bersama. Sophia menunggu hingga dia meninggal.
Dikehidupan selanjutnya, mereka kadang bertemu saat Daniel adalah seorang pejabat kaya gendut dengan beberapa selir dan Sophia seorang anak jalanan kelaparan yang sedang mencopet roti, atau ketika Daniel adalah seorang anak kecil polos dan Sophia seorang nenek tua. Semua berakhir sama, salah satu dari mereka selalu meninggal lebih dulu tanpa sempat saling mengingatkan. Sophia mungkin tidak terlalu tersiksa namun dia merasakan kekosongan disetiap hidupnya karena sesuatu yang tidak dia kenal, Daniel lebih tersiksa karena dia tahu betul penyebab kesepiannya dan dia tak mungkin merengkuhnya.
Pada suatu masa, Daniel adalah seorang tentara yang berjuang dan terluka, ia dirawat disebuah rumah sakit dan bertemu dengan Constance, Sophia pada masa itu. Awalnya Sophia bersikap baik dan mendengarkan ocehan aneh Daniel tentang Sophia hanya sebagai perawat yang prihatin karena pasiennya terlalu frustasi, tapi setelah semua berlalu dan Daniel membuktikan dia telah hidup ratusan tahun, mampu bicara puluhan bahasa, mampu memainkan semua alat musik kuno dan mengenal semua buku arab latin dan buku tua lainnya. Constance mulai percaya dan ketakutan, dia takut akan melupakan Daniel dikehidupan mendatang seperti yang telah terjadi sebelumnya. Maka dia menulis sebuah surat.
Setelah selang waktu lama berlalu, mereka kembali dipertemukan sebagai dua remaja yang usianya tidak terpaut jauh. Namun, ternyata Lucy tidak siap menemukan kenyataan itu dan tidak mempercayainya, logikanya tidak percaya meski hatinya meminta dia percaya.
Lima tahun berlalu Lucy mencoba memulai sebuah hubungan tapi dia tidak bisa melupakan dan terus berharap Daniel mencarinya. Berbagai petunjuk akhirnya menyuruhnya, memaksa pikirannya mengingat kehidupan masa lalunya, dari peramal, sampai mendatangi psikiater untuk di hypnosis, dia teringat rumah sakit  saat berperan sebagai Constance, dia mendatanginya dan menemukan surat yang dia tulis saat menjadi perawat itu. Dia akhirnya percaya, menyesal, dan berharap Daniel muncul mencarinya dan mereka bisa bersama lagi.
Saat itulah muncul seseorang yang mengaku sebagai Daniel dan mengarang cerita bahwa dia telah mati dan mengambil sebuah tubuh baru untuk ditinggali. Lucy terlalu takut kembali kehilangan Daniel dan mempercayainya. Mereka pergi ke Meksiko, dan akhirnya Daniel yang sebenarnya menemukan mereka dan membawa kabur mereka. Orang jahat yang mengaku Daniel itu adalah Joaqcuim, kakaknya dari masa lalu yang ingin balas dendam dan merebut Sophia kembali.
Perjuangan mereka bertahan hidup bersama dimulai, dan berakhir of course dengan bahagia. J

Kesan
So confused at first. Pertama kali liat covernya, keren banget trus synopsisnya moved me banget. Pas mulai baca suka banget sama isi ceritanya, jarang ada novel terjemahan yang bahasanya masih ngena setelah dialih bahasa (keren penerjemahnya). Isinya bener-bener bikin penasaran, kita dibawa berjalan dari jaman kuno, suasana perang dunia, lalu jaman modern. Benar-benar lintas jaman deh pokoknya. Disitu dia menggambarkan tokoh dengan sangat baik dan natural, meski ceritanya fantasi tapi kadang bisa bikin pembaca mulai percaya dengan kehidupan selanjutnya, kapan kita memilih hidup terakhir atau terus kembali hidup sebagai orang lain demi sesuatu. Seandainya itu benar, aku penasaran siapakah aku dahulu.

Kalimat di openingnya keren banget “Kadang cinta dapat bertahan lebih dari seumur hidup” dan itu adalah karena Daniel yang terus mempertahankan –karena terpaksa- memorinya. Dia mencintai jiwa, bukan wajah bukan juga fisik. Bahkan ketika dia adalah seorang anak kecil dan Sophia seorang nenek tua, dia tetap sayang pada Sophia dengan tulus tanpa birahi atau hal aneh lain. Sebuah cinta yang melintasi ruang dan waktu.

Kalau kau tidak punya pilihan, kau harus menciptakan pilihan. Kalau tidak punya kesempatan memilih, kau harus menciptakan kesempatan itu. kau tidak boleh membiarkan dunia bertindak semena-mena kepadamu [My Name is Memory]. I like this quote J

Kisah cinta yang epic banget, tulus, kuat, abadi dalam arti yang sesungguhnya (wondering ketika pasangan hidupu mati lalu kalian saling berjanji dikehidupan selanjutnya untuk saling menemukan dan kembali mencintai) gimana senengnya ketika saat kamu lahir kamu sudah tahu siapa takdir kamu, aneh dan gak masuk akal tapi tetep indah buat dinikmati.
Sejak pertama aku baca buku ini, buku ini langsung masuk list buku favoritku dan wajib baca!!!

Jumat, Juli 08, 2011

Test Pack -wondering how my marriage will be-

Sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin.
Will you still love them, then?
That’s why you need commitment
Don’t love someone because of what/how/who they are
From now on, start loving someone, because you want to ….


Judul : Test Pack
Penulis : Ninit yunita
Penerbit : (as usual my fave) GagasMedia
Halaman : 200 (include “The Survey” part)
Harga : honestly it’s nothing if compare with what you’ll get after read it J
Sinopsis :
Sebuah kisah tentang sepasang suami istri Tata-Rahmat, pengacara-psikolog dengan panggilan sayang Neng-Kakang yang sempurna. Sebuah kisah saling mencintai yang diimpikan semua orang ketika setiap hari saling merasa jatuh cinta, saling merasakan hasrat, tidak pernah bosan menatap wajah pasangannya setiap hari hingga tujuh tahun kemudian sebuah kekhawatiran memuncak. Neng begitu khawatir kenapa mereka tak juga punya anak, she’s really obsessed about having child, dia merasa sebagai istri tidaklah lengkap ketika dia tidak mewujudkan rasa cintanya kepada sang suami dengan mempersembahkan seorang anak, dia merasa tidak lengkap. Sedangkan kakang, dia juga ingin memiliki anak tapi melihat Neng yang stress dia bahkan berpikir “It’s more important his wife happiness than having child” punya anak memang membahagiakan tapi tidak harus memiliki anak untuk menunjukan cinta, dia akan tetap menerima apapun keadaannya, asal bersama Neng, ada atau tidak ada anak, baginya tidak masalah. It’s really truly love.
Then, setelah kekesalan Neng yang unik, dia kesal dengan setiap hal yang berbau ‘hamil’ dan guess what semua hal disekitarnya tiba-tiba terkait dengan hamil. Dia bahkan membenci kucing Persia milik tetangga bernama Onde gara-gara dia hamil setelah sekali bertemu pejantan.
Semakin lama, Neng semakin stress hingga suatu hari mereka memutuskan tes ovulasi dengan seorang dokter spesialis kandungan bernama Peni. S (asli gue ngakak sama nama ini). Selesai tes ovulasi yang penuh deg-degan akhirnya Neng dinyatakan okay, subur. Dokter pun meminta Kakang tes sperma, dua kali tes sperma and guess what, Kakang Infertil. It’s mean he couldn’t gives his wife a baby, it’s mean he couldn’t makes his wife –and another girl, whatever in this world- pregnant (okay, ini deskripsi yang berlebihan kayaknya, sorry, terlalu excited maaf ‘^^)
Ketika itulah pertengkaran sering terjadi. Neng mulai meragukan cintanya, apakah setelah suaminya tidak dapat memberikan anak dia akan berhenti mencintai suaminya?
Beberapa peristiwa mulai mengarahkannya pada penjelasan tentang ‘How they really love each other’ and childless not the end of the world at all …
Disaat itulah sebuah komitmen diuji, ketika sebuah hubungan tidak hanya perlu saling mencintai dengan kata-kata, ketika cinta itu mulai diuji, maka disitu akhirnya ‘kita’ tahu sejauh apa komitmen kita bisa bertahan. Dihiasi dilema keduanya yang satu pengacara yang selalu mengurusi perceraian, dan sang suami yang seorang psikolog pernikahan, merujukan suami-istri yang ingin cerai, mereka merenungkan sebuah komitmen dari pengalaman klien bahkan orang sekitar mereka.
It’s need commitment, and how far it takes, it’s defends on how far your love ….
Tahukah kita sejauh apa cinta itu sebelum cinta itu diuji …

Komentar
Oke, pertama kali buka halamannya, asli kocak, gue senyum sendiri baca keanehan pasangan yang kebelet punya anak ini –terutama ketika ngamar dan mencoba berbagai cara ‘penyerbukan’- it’s funny, sifat mereka begitu berlawanan dan itu membuat mereka saling melengkapi. Pas saat mulai konflik, gue mulai mikir, bener juga ya! It’s not as easy as what I tough before, it’s more …
Ketika itu gue ngerti, gawd, seriously buat yang mau nikah baca ini dulu dan pastikan bahwa komitmen itu akan terbawa sampai kapanpun. Pernikahan bukanlah hal mudah, dan tidak seperti cerita di film “happy happily ever after” setelah menikah, banyak hal yang akan terjadi dan disitulah sebuah komitmen jadi penting. I’m really wondering how my marriage, I hope as perfect as this one, kita bisa melihat segala hal bisa menjadi sempurna dengan memandang positif segala hal. Novel ini bener-bener menyadarkan J .. Thanks God, gak nyesel waktu tiga jam gue habis dengan baca buku ini (lama ya gue baca bukunya) but it’s really precious.

I know, now I realize, that nothing I have to worry about. I love you. That’s all.
Why I love you?
Because you treat me like that? No… even when you stop treat me like that I’m still love you now
Because you’re handsome? No.. Seriously, I laugh out loud hear someone said that you’re handsome, you’re ‘you’ and I like your face whatever everyone calls it
Because you’re smart? No … When you’re being stupid, I though that just ‘cute’
Because I want to … Yeah that’s all
Klise? Iya, tapi itulah kenyataannya.
Setelah ini satu lagi alasan aku untuk tidak perlu mengkhawatirkan bagaimana kita akan berakhir.
I never worry anymore about how we will end up.
Jika memang kita ditakdirkan bersama, so, I’ll love you until the end “I’m really sure”
Jika tidak, I’ll still love you until ‘I have to stop love you’. I don’t know when I have to stop for loving you but when the time comes, I’ll know. Aku hanya perlu menunggu saat itu datang.
So I won’t worry anymore about how we will end up. The one that I’m worrying for now just … How I miss miss miss you, how I dying for miss you so much …. That’s all!

Kamis, Juni 02, 2011

One of My Best Motivator ... Indi and her books

Well ......
Pertama kali pegang buku 'Waktu Aku Sama Mika' aku langsung balik bagian belakang dan baca sinopsis dibelakang ... Rasanya kayak 'coklat' manis dan jujur.
Lembar pertama aku iseng baca bentar, nyari mood dari buku itu. Eh ternyata isinya unik, konsepnya diambil dari buku 'diary' seorang cewek polos yang ketemu sama cowok baik hati bernama 'Mika'

Here's the book

Judul : Waktu Aku Sama Mika
Penerbit : Homerian Pustaka
Penulis : Indi
Halaman : 145
Resensi :
Sebuah kisah yang menginspirasi tentang Indi, seorang gadis periang yang mengidap skliosis, dia bertemu dengan Mika, pria baik hati yang mengajarinya banyak hal. Indi sangat menyayangi Mika, Mika juga sayang Indi dan memanggil Indi dengan panggilan Sugar. Sebuah panggilan yang 'imut' :)
Suatu hari Mika bercerita jujur bahwa dia mengidap AIDS, tapi Sugar sangat menyayngi Mika dan tidak peduli apa itu AIDS atau kenapa Mika kena AIDS, yang jelas dia sayang Mika, seperti apapun Mika, sama seperti yang Mika lakukan, menyayangi sugar dan menjaga sugar sebagai seorang pahlawan tanpa peduli ataupun bertanya tentang keadaan Sugar dan skoliosisnya. Bagi sugar itu Impas!
Hingga suatu hari Mika 'pergi' ke 'surga' karena dia 'sakit'. Tapi Sugar tetap mencintai dan mengenang Mika, memberi sebuah ruang khusus untuk Mika dihatinya :)

Komentar aku :
Sebuah konsep yang unik dari sebuah cerita, tata penulisan berdasarkan sebuah diari ini membuat isi buku sangat terasa nyata, realistis, unik, lucu, manis, sekaligus jujur. Tidak ada tata bahasa yang teratur disana, yang ada adalah tata bahasa yang menggambarkan isi hati. Tidak ada idiom-idiom layaknya seorang penulis profesional disana, hanya sebuah ungkapan spontan nan polos seorang gadis yang jatuh cinta, tapi hal itulah yang membuat isi buku ini begitu merasuk kedalam hati dan pikiran pembacanya.
Beberapa lembar saja sudah berhasil membuatku terharu, dan dari buku ini aku menjadi yakin kembali bahwa 'Cinta tanpa pamrih' itu benar-benar ada. Mencintai bukan karena siapa kamu, tapi mencintai apa adanya kamu. Bukan karena "Kamu adalah ........." maka aku mencintaimu. Tapi "Aku mencintaimu" dan "Seperti itulah dirimu, apapun"

Bagian yang paling aku suka adalah ketika Indi cerita bahwa "Mika adalah malaikat, tapi dia malaikat yang pelupa, dia lupa pakai sayapnya sehingga dia balik ke surga buat ambil sayapnya" dan yang kedua ketika mereka membicarakan tentang "Seperti apa anak mereka nanti. cantik tampan, begitu manis, tapi diakhir aku jadi tersentak sedih saat Mika bilang gimana kalo dia nanti terkena skoliosis dan AIDS sekaligus, again. Cengengku keluar setelah baca itu dan .... Setelah aku kelar baca besoknya aku bawa tu buku ke kampus, aku pamerin kemana-mana, aku promosikan supaya temen-temen baca buku itu ;))

(Well, satu bocoran, pada hari aku beli dan baca buku 'Waktu Aku Sama Mika' aku juga mengalami sesuatu yang paling penting dalam hidupku, satu hari yang mengubahku menjadi aku yang sekarang. Kamu ingat gak sayang? Hari itu adalah hari kamu bilang 'kamu sayang sama aku' dan aku bilang 'Aku membutuhkan kamu' dan besoknya aku bawa buku itu ke kamu. Sejak hari itu, apapun tentang "Sugar dan Mika" mengingatkan aku sama kamu. Ka Indi, makasih, ini juga buat ka Indi ^^)
-------------------------------------------

Ketika memulai baca buku itu aku langsung penasaran dengan yang namanya Indi.
Aku buka internet dan langsung kirim E-mail ke ka Indi (Ingat ga ka? Well pasti banyak banget yang ngirimin Email sejenis ke kakak, karena ya itu, sebuah buku yang sangat menginspirasi) Aku senang karena ka Indi balas Email ku .... Aku jadi sering bawa buku itu kemana-mana, tipis dan ringan, tapi isinya berkali-kali lipat besarnya dari fisik buku itu sendiri, aku selalu membawa kemanapun dengan bangga...

Lalu buku kedua datang
Pertama kali Ka Indi sendiri yang kasih kabar lewat Email. Dan aku menunggu buku itu datang kekotaku sejak hari itu.
--------------------------------------------

Here's the book

Judul : Karena Cinta itu Sempurna
Penerbit : Homerian Pustaka
Penulis : Indi
Halaman : 179
Resensi :
Tentang kisah hidup Indi dari 'pertemuan kedua orang tua' hingga dia dilahirkan dan menjadi seorang anak dengan banyak kebahagiaan, hingga semua itu hilang satu-persatu, dia pindah sekolah, kehilangan teman yang benar-benar sayang padanya, kehilangan anjing kesayangan, menghadapi kenyataan bahwa dia terkena skoliosis, memakai alat penyangga, bertemu Mika, kebersamaan dengan Mika plus gunjingan orang tentang mereka [yes, sometime people can be so mean :( ], saat kehilangan Mika, saat bertemu teman lagi, saat dicintai oleh orang lain, saat mencintai orang yang lain namun tetap memberi tempat pada Mika, saat-saat jatuh dan merasa tak adil terhadap semuanya, saat bangkit kembali dan menyadari bahwa hidupnya sebenarnya sempurna, saat belajar untuk membangkitkan diri sendiri dan membangkitkan semangat orang lain. Indi is the best :)


Komentar aku :
Semuanya terangkum manis, dan dengan konsep yang hampir sama dengan buku pertama, buku diary khas cewek, membuat isinya tetap jujur dan manis untuk diselami, bahasanya mudah dipahami, dan of course, sisi cengengku muncul ketika membaca tiap lembar kisahnya. Aku semakin memahami bagaimana Tuhan pada akhirnya akan membawa kita pada sebuah kisah yang sempurna dan masuk akal di akhir... Ketika kita merasa ada sesuatu yang salah dan tidak adil dari tiap kehilangan yang kita dapatkan. Kita akan dengan mudah berkomentar "Jika akhirnya harus kehilangan secepat ini, kenapa Tuhan mempertemukan kami?" tapi ternyata setiap peristiwa selalu memiliki maksud. God is the best director even when God just makes it looks like 'soap opera' it's the best soap opera ever ...........
Makasih sekali lagi buat ka Indi yang mau berbagi ke kita semua tanpa ragu dan membuka pikiran kita semua bahwa hidup ini perlu dihadapi dengan kekuatan dan ketekunan agar menjadi sempurna, dan satu hal lagi bahwa bersyukur itu penting. Tuhan selalu tahu :))

-BTW, cerita tentang anjing peliharaannya, bikin aku pengen banget melihara anjing, tapi karena suatu hal, It can't be ^_^ --


Aku nulis ini dibelakang buku 'Karena Cinta itu Sempurna' yang aku tulis setelah aku baca hampir seperempat atau setengah isi buku (lupa juga)

Ketika itu aku adalah serpihan kecil
Ketika itu aku hanyalah seonggok daging hidup yang sedang putus asa
Tapi dia datang sebagai seorang teman
Muncul dan memberiku kekuatan
Mengajarkan bagaimana mencintai dengan benar
Kadang mengajarkan bagaimana membuat sebuah pembenaran atas dasar cinta
Memberiku semangat
Membawaku pada kesempatan untuk berhenti menjadi serpihan kecil
Mendorongku menjadi sesuatu yang riil, satu, besar, dan kuat
Menghapus setiap lelah, airmata, dan putus asa
Dan bagaimana lepasnya aku tersenyum disampingnya ..... (so real memory)
Meski sekarang semuanya mulai kabur
meski semua mulai hilang secara mendadak
dan ketika aku sadar bahwa kekuatan itu tidak bisa bertahan disini
Aku hancur ..............
Aku jatuh menjadi serpihan yang lebih kecil
Aku membusuk sebagai daging yang lelah dengan keputusasaan kronis
Aku hidup sebagai sebuah gelas kosong yang apatis
Tapi satu hal yang aku tahu
Aku tidak menyesal bertemu dengannya
Karena dia mengenalkanku pada sebuah kebahagiaan yang belum pernah aku temui
It just good, I had ever been felt that happiness (so mean!)
It will great if I can get it again and get it forever (so meant!)
NAMANYA CINTA

[This one, special for 'him' and you 'Indi sister' .... Thanks for everything, for 'both of you' :) ]

dan setiap aku baca ini, aku selalu pengen nangis
Dan sampai kapanpun, segala sesuatu tentang "Sugar dan Mika" akan ngingetin aku sama kamu, sayang
Dan buat ka Indi, you're is the best :)
-----------------------------------


SPECIAL FOR INDI, and HER GIVEAWAY PROJECT
(by the way, Happy Birthday... I was born at June too :p )
http://duniakecilindi.blogspot.com/2011/05/oh-my-cuteness-and-my-first-giveaway.html



Sabtu, April 16, 2011

Sepotong Kenangan ........

Kadang sepotong kecil kenangan tak cukup besar untuk mengubah dirimu
Namun kenangan yang lebih kecil tapi tepat mengenai sebuah ruang dalam hatimu bahkan bukan hanya mengubah dirimu, melainkan juga mengubah semua pola hidupmu, dan cara berpikirmu......


Sebuah buku yang kutemukan dan kubaca ........
Masuk tepat di sebuah ruang dimana luka paling besarku sekarang tertanam
Perih dan Ia membawa plester untuk menutupinya.......
Sekarang tinggal aku!!!! langkahku, apa?


Sebuah Novel kecil ...... namun memberiku keberanian untuk 'realistis'

Judul : Orang Ketiga (Cerita cinta tak hanya selalu milik dua orang)
Penulis : Yuditha Hardini
Tebal : 242 halaman


Tak ada yang lebih menyakitkan daripada menatap kedua mata orang yang kamu cintai, lalu menemukan bayangan orang lain terpantul disana
"Jadi orang ketiga bukan sesuatu yang membanggakan"


Anggi dan Angga, bertemu dalam situasi yang sempurna. Saling mengenal dan memahami, menjadi dekat. Anggi yang begitu baik dan cantik, Angga yang seksi, romantis dan pintar main gitar. Ajaib! Begitu banyak kesamaan diantara mereka hingga jelas.. Telak! mereka saling jatuh cinta!

Secara alami cinta itu datang. Membutakan. Membuat dunia seperti sebuah ruang kecil dimana hanya semi yang ada. Tak pernah dingin.Tak pernah gugur. Merubah dunia menjadi sebuah ruang dimana sakura terus bertumbuh tanpa henti dan tak kenal kering tanpa air dan bunga.

Lalu, pada sebuah makan malam romantis berdua, ketika kalimat itu pertama kali terucap dari mulut Anggi "Aku sayang kamu"

Angga hanya menjawab "Aku sudah punya pacar!"

Sakit
Tapi apa? Sudah terlanjur...
Meski lari, dan berpura-pura tidak terjadi apapun. Meski berpura seolah tak saling kenal. Meski membuang muka satu sama lain. Pada akhirnya!

"Aku cinta kamu. Aku akan memutuskan dia pada waktu yang tepat"

Setelah kalimat itu apa?
1. Tidak ada rasa senang disana kecuali bersalah
2. Janji Angga itu tidak pernah terjadi karena hubungannya dan kekasihnya begitu sempurna
3. Menjadi buta dan tetap menjadi buta

Semuanya terus berlalu ... Hingga pada akhirnya, meski dipertahankan sekeras apapun, sejak awal jawabannya telah ada bahwa sesempurna apapun cinta keduanya

SEBUAH HUBUNGAN TIDAK HANYA PERLU CINTA

dan cepat atau lambat perpisahan itu tetap harus terjadi .............................

=========================================================================
Mau cerita dikit tentang hari ini. Well seperti malam sebelumnya, aku menghabiskan malam dengan kesepian dan kesedihan. Terbiasa? iya. Bisa? Tidak selalu. Kadang lelah, kadang sakit, kadang berlagak kuat namun setelahnya, sampai pada kekuatan yang benar-benar habis dan sebelum sampai puncaknya aku kembali terjatuh dalam kesedihan!
Lalu aku berusaha untuk menghibur diriku.
Aku berkeliling ... Aku temukan buku ini, judulnya, aku baca resensinya, entah kenapa hati ini bilang "Bacalah!" maka aku beli .....
Lalu aku dan adiku yang menemaniku pergi makan. Saat itu, tepat didepan kami, aku lihat dua orang, pasangan sambil tertawa mereka duduk. Begitu serasi, dengan pakaian yang sama. Wajar, aku sering liat di mall pasangan jalan dengan mesra dan cocok. Yang jadi masalah adalah. Kuning!
Ada dua belas warna pokok, dan ada banyak kombinasi warna didunia ini, kenapa harus kunimg?
Aku bingung. Kenapa dunia tak pernah bisa at least satu hari saja berhenti membuat aku mengingat kenangan yang sakit tentang dirimu! Aku sekarang sedang dalam keadaan tidak bisa mengadu kemana-mana, lalu mengapa dunia tidak juga mengerti. Aku sudah berusaha menerima keadaan sekarang, aku hanya memohon, Please, jangan buat ini jadi sulit.
Well... By the way aku ngomong sama siapa? Dunia? Lucu ...............


Aku duduk, mengambil tempat paling nyaman... dan menghabiskan beberapa jam untuk membacanya sambil diselingi aktivitas yang harus aku lakukan dirumah diantara orang lain! dan diselingi diam beberapa menit hanya untuk beberapa kali merenung karena sebuah kalimat yang menginspirasi, juga beberapa kali menangis bukan karena ceritanya sedih, tapi karena sesuatu didalam cerita itu yang tepat menusuk sebuah luka menganga didalam hati ini ....


Ngebaca buku ini tu serasa penulisnya sedang ngawasin lo trus nulis kisah hidup lo! DamnIt! Ngena banget!


Disitu aku mulai membedakan antara :
Tidak mau dan tidak mampu
Tidak bisa dan belum bisa
Pernah dan masih


Disitu aku mulai berani untuk membayangkan sesuatu yang lebih realistis .... bahwa ........


Everything .......
How's I love you
How's I can't live without you
Everything .........
We just still friend


And it's better to be friend ....
And friend maybe better .......


Aku tidak berharap kau bisa ada lagi .....
Tapi dibalik air mataku aku terus berharap sahabatku kembali karena aku tak bisa kehilangan seorang sahabat!


Aku mungkin hanya belum siap kehilanganmu ... Tapi aku takkan pernah siap kehilangan sahabat sepertimu!
Semuanya telah berlalu dan memang ... setidakmampu apapun aku.. Perpisahan itu harus tetap dihadapi ...



TEMAN!!! DAN SEMUANYA BISA DIMULAI DARI AWAL!!!