Tampilkan postingan dengan label I didn't know it before. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label I didn't know it before. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 10, 2011

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT NASIONAL FORUM STUDI ILMIAH MAHASISWA 2011 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT ”PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN BANGSA”


Fw : fsimfkunlam.blogspot.com


Kesehatan adalah hak semua orang. Dan sudah menjadi kewajiban semua orang pulalah untuk menjaga kesehatan baik pribadi maupun lingkungannya. Kesehatan tidak hanya dipengaruhi oleh diri pribadi, tapi juga dipengaruhi oleh lingkungan. Karena itulah, kesehatan hanya bisa diperoleh dengan menjaga kesehatan masyarakat.
                Seiring dengan peningkatan kebutuhan manusia, maka terjadi pula peningkatan eksplorasi sumber daya alam. Sumber daya alam ini digunakan untuk banyak kepentingan, salah satunya adalah kesehatan. Bagaimana cara memanfaatkan sumber daya alam secara tepat untuk meningkatkan kesehatan lingkungan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan bangsa?
                Kami dari FSIM FK UNLAM mengundang teman-teman dari kalangan pelajar dan mahasiswa untuk bersama-sama memikirkan jalan yang tepat dalam pemanfaatan sumber daya alam.  Kita semua memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan derajat kesehatan bangsa ini. Kami mengajak teman-teman untuk menuangkan tanggung jawab tersebut dalam sebuah karya tulis ilmiah dengan tema ”Pemanfaatan Sumber Daya Alam Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Bangsa.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional ini terdiri dari 2 kategori lomba, yaitu :
a.    Karya tulis ilmiah bahasa Indonesia untuk SMA/sederajat
b.    Karya tulis ilmiah bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi

SYARAT PESERTA LOMBA
1.        Peserta terdaftar sebagai mahasiswa (D3/S1) ataupun pelajar SMA/sederajat yang aktif di Perguruan Tinggi ataupun Sekolah Menengah atas/sederajat, Indonesia.
2.        Peserta dapat berupa perseorangan atau tim yang terdiri dari maksimal 3 orang.
3.        Untuk peserta yang berupa tim dari kategori mahasiswa, anggota kelompok dapat berasal dari program studi yang berbeda dalam perguruan tinggi yang sama.
4.        Setiap peserta maksimal mengirimkan satu karya tulis terbaiknya.
5.        Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran serta mengirimkan uang pendaftaran sebesar:
*  Rp. 75.000,- /tim/individu untuk kategori pelajar SMA/sederajat
* Rp. 100.000,- /tim/individu untuk kategori mahasiswa
Pembayaran dapat dilakukan dengan cara transfer melalui rekening Bank BNI a.nErika Norfitriah dengan nomor rekening 0212709981. Konfirmasi pembayaran ke nomor 085654070807
6.    Karya Tulis Ilmiah bukan merupakan hasil penelitian/skripsi, dan belum pernah menjadi finalis atau memenangkan kompetisi karya tulis sebelumnya di tempat yang lain.
7.    Karya tulis dikirim dalam bentuk hardcopy dan softcopy.
o   Hardcopy dikirim rangkap tiga (1 asli, 2 fotokopi)
o   Softcopy dikirim dalam CD dengan format docx/doc (Microsoft word) dan pdf (Adobe acrobat reader) dan disimpan dalam sebuah folder dengan ketentuan penamaan sebagai berikut:
LKTI FSIM FK UNLAM 2011-Nama PT/SMA-Nama Ketua-Judul karya tulis.
8.    Karya tulis dikirim dengan menyertakan dokumen-dokumen dibawah ini:
a.       Formulir pendaftaran
b.      Fotokopi kartu tanda mahasiswa/ kartu tanda pelajar
c.       Surat pernyataan orisinalitas
d.      Foto berwarna terbaru ukuran 3×4 (1 lembar)
e.       Fotokopi bukti pembayaran pendaftaran (rangkap 2)
f.       Surat keterangan aktif kuliah/ sekolah dari PT/SMA peserta
9.    Karya tulis dikirim dengan menggunakan amplop cokelat dengan menyertakan tulisan “LKTI FSIM FK UNLAM 2011” di ujung kanan amplop.

PENGUMUMAN PEMENANG
1.    10 karya terbaik LKTI Nasional FSIM FK Unlam 2011 untuk tiap kategori dan Pengumuman 10 tim yang diundang  untuk mempresentasikan karyanya di Grand Final LKTI Nasional FSIM Fk Unlam 2011 tanggal 9 Oktober 2011 dihadapan dewan juri dan akan disampaikan oleh panitia pada tanggal 10 Oktober 2011  lewat  blog http://www.fsimfkunlam.blogspot.com  
2.    Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah kepada pemenang akan diadakan pada tanggal 23 Oktober 2011 setelah acara seminar oleh FSIM FK UNLAM.
3.    Hadiah bagi para pemenang adalah sebagai berikut
Tingkat SMA/ sederajat
a.     Juara I : tropi dari kementerian lingkungan hidup, Rp 1.000.000,- + piagam penghargaan
b.    Juara II : tropi dari kementerian lingkungan hidup, Rp 800.000,- + piagam penghargaan
c.     Juara III : tropi dari kementrian lingkungan hidup, Rp 600.000,-+ piagam penghargaan
Tingkat Universitas
a.     Juara I : tropi dari kementerian lingkungan hidup , Rp 1.500.000,- + piagam penghargaan
b.    Juara II : tropi dari kementerian lingkungan hidup, Rp 1.250.000,- + piagam penghargaan
c.     Juara III : tropi dari kementrian lingkungan hidup, Rp 1.000.000,- + piagam penghargaan
4.    Finalis LKTI tingkat nasional FSIM FK UNLAM 2011 berhak mengikuti rangkaian acara seminar nasional oleh FSIM FK UNLAM (waktu dan tempat seminar diberitahukan kemudian).

JADWAL KEGIATAN LKTI 2011
1.    Pendaftaran LKTI dibuka mulai 1 Agustus 2011 dan selambat-lambatnya pada 31 Agustus 2011. Peserta mendaftar dengan mengunduh dan mengisi formulir pendaftaran di blog http://www.fsimfkunlam.blogspot.com
2.  Peserta membayar Biaya pendaftaran sebesar Rp 75.000,-/tim (siswa) dan Rp 100.000,-/tim (mahasiswa). Dapat dibayarkan secara langsung atau dapat ditransfer melalui rekening BNI a.n. Erika Norfitriah dengan nomor rekening 0212709981. Konfirmasi pembayaran ke nomor 085654070807
3.    Peserta mengirimkan makalah Karya Tulis dalam bentuk hardcopy rangkap 3 (tiga) & softcopy dalam 1 keping CD serta mengirim back-up softfile karya dalam bentuk file docx/doc dan pdf (cover hingga lampiran dijadikan dalam satu file) dengan format nama file sebagai berikut
Nama ketua tim _ asal universitas_ judul karya
dikirim melalui E-mail ke: fsimfkunlam@gmail.com . 
Karya Tulis peserta di jilid dengan cover menggunakan kertas Buffalo warna biru
4.    Penyerahan/pengiriman hardcopy Karya Tulis peserta dialamatkan kepada Panitia paling lambat diterima pada tanggal 30 September 2011 ke alamat Panitia Lomba Karya Tulis Ilmiah FSIM FK UNLAM 2011  menyertakan bukti pembayaran dan print out formulir pendaftaran dan lembar orisinalitas karya di dalam amplop, dikirimkan ke alamat Jl. A. Yani Km 36 Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.


Ketentuan penulisan, formulir pendaftaran dan hal-hal lain dapat diunduh lewat link ini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang LKTI ini dapat menghubungi panitia:
Fb : Erna Yulida (085751021771) dan Irzal Rakhmadhani (085751326195). Ketentuan lengkap dapat dilihat di http://www.fsimfkunlam.blogspot.com

Selasa, Juni 28, 2011

Alrena Roushe, The House ... Recommended

Namanya Alrena Roushe, 
Siapa dia?
Ini profile nya ...

Attention, tidak dianjurkan untuk yang jantungan ....



---- Udah di cek ----

Ciela .... pertama gue buka, bingung kagok, ini apa profile fb apa gambar, pas mau coba 'add friend' ragu sih takut profile hack atau apaan gitu ... pas muncul ... alamak, gue bukanya pas pukul 12 lewat ....

Ni link ke fanbase nya, namanya The house


Mantap betul ini game gak ada duanya dah ... Bikin sport jantung diawal, tapi pas berjalan waktu main, jadi kebal sama kejutannya haha .... emang gue tipe yang 'cepet resisten' tapi sumpah ni seru banget ...
Coba deh main game nya, ya hitung hitung latian mental gitu apalagi yang suka hal berbau mistis ... haha ...
Seru banget tapi by the way ,,... gue pengen pipis, gak keluar darah kan dari keran kamar mandi ... Krikkk parno sendiri -_-"


coba semua versi berurutan
dari The House, Hallowen, sama The House2 ... serem banget sih gak juga, tapi kalo maennya pukul 2 malam sendirian dikamar kos ... ah semeriwing juga sih, bulu kuduk pada menggelinjang *loh! wkwkwk ....

Selasa, Maret 22, 2011

PARASOMNIA





Penelitian tentang tidur telah menunjukkan bahwa tidur tidak saja merupakan satu keadaan tidak sadar; tetapi sesungguhnya mengandung 2 jenis tidur yang berbeda:
1. Non-Rem Sleep (NREM): tidur dimana mata tidak bergerak dengan cepat.
2. REM Sleep: Tidur dimana mata bergerak dengan - cepat waktu mimpi. [1]

Parasomnia adalah mimpi yang hidup dan aktivitas fisik yang terjadi selama tidur.
Sejumlah gerakan diluar kesadaran dan tidak dapat diingat kembali, bisa terjadi selama tidur. Hal ini lebih sering terjadi pada anak-anak.
Sesaat sebelum tidur, hampir semua orang kadang mengalami sentakan tunggal, singkat dan diluar kesadaran pada seluruh tubuh.
Kadang mereka juga mengalami kelumpuhan tidur atau halusinasi ringan.

Selama tidur, secara normal orang kadang mengalami sentakan kaki; orang dewasa bisa mengalami gerakan periodik, mimpi buruk dan giginya mengatup dengan kuat.
Berjalan dalam keadaan tidur, teror malam dan mimpi buruk sering terjadi pada anak-anak dan membuat mereka ketakutan.
Kejang epileptik bisa terjadi pada usia berapa saja.[3]


Gangguan perilaku tidur REM

Perilaku Gangguan Tidur REM adalah tidur REM yang paling umum. Parasomnia di mana atonia otot tidak ada. Hal ini memungkinkan individu untuk bertindak keluar mimpi mereka dan dapat menyebabkan cedera berulang - memar, lecet dan patah tulang - untuk diri sendiri atau orang lain.
Pasien mungkin mengambil tindakan perlindungan diri sendiri oleh penarikan diri ke tempat tidur, menggunakan barikade bantal atau tidur di ruang kosong di kasur.
Secara demografis, 90% dari pasien RBD adalah laki-laki, dan kebanyakan lebih tua dari 50 tahun.
fitur klinis khas dari gangguan perilaku tidur REM adalah:

  • -Male gender predeliction
  • -Mean onset usia 50-65 tahun (kisaran 20-80 tahun)
  • -Fokalisasi, berteriak, bersumpah yang mungkin terkait dengan mimpi
  • -Motor aktivitas, sederhana atau kompleks, yang dapat mengakibatkan cedera pada pasien atau-mitra tidur
  • Kejadian biasanya di paruh kedua periode tidur (REM sleep)
  • -Mungkin terkait dengan penyakit neurodegenerative

RBD akut, sebagian besar terjadi sebagai akibat dari efek samping dalam obat antidepresan-biasanya diresepkan.
RBD kronis adalah idiopathic atau berhubungan dengan gangguan neurologis.
Ada asosiasi tumbuh RBD kronis dengan gangguan neurodegenerative - penyakit Parkinson, sistem atropi multiple (MSA) atau demensia - sebagai indikator awal dari kondisi ini sebanyak 10 tahun.
Pasien dengan narkolepsi juga lebih mungkin untuk mengembangkan RBD.


Catathrenia

Catathrenia, gerakan mata cepat tidur Parasomnia terdiri dari menahan nafas dan mengerang ekspirasi saat tidur, berbeda dari kedua somniloquy dan apnea tidur obstruktif.
Suara yang dihasilkan selama pernafasan sebagai lawan mendengkur yang terjadi selama inhalasi.
Hal ini biasanya tidak diketahui oleh orang yang memproduksi suara, tetapi bisa sangat mengganggu tidur mitra, meski sekali menyadari hal itu, penderita cenderung dibangunkan oleh rintihan mereka sendiri juga.
mitra Bed umumnya melaporkan mendengar orang mengambil napas dalam-dalam, tahan, lalu perlahan-lahan napas, sering dengan mencicit bernada tinggi atau suara merintih.[2]

Akatisia (kaki yang tidak bisa diam) merupakan kelainan yang relatif sering ditemukan, yang sering terjadi sesaat sebelum tertidur, terutama pada usia diatas 50 tahun.
Penderita akatisia, terutama ketika sedang mengalami stres, merasakan sensasi tidak nyaman yang samar-samar pada tungkainya, yang disertai dengan gerakan kaki spontan dan tak terkendali.
Penyebabnya tidak diketahui.
Benzodiazepin yang diminum sebelum tidur, kadang bisa mengurangi gejala yang terjadi.


Teror malam merupakan episode menakutkan, dimana penderita menjerit, memukul dan seringkali berjalan dalam tidurnya.
Episode ini biasanya timbul selama fase tidur non-REM.
Pemberian benzodiazepin (misalnya diazepam) bisa membantu meringankan gejala.


Mimpi buruk merupakan mimpi nyata yang menakutkan, yang bisa terjadi pada anak-anak dan dewasa. Setelah mimpi, biasanya penderita akan terbangun secara tiba-tiba.
Mimpi buruk terjadi selama tidur REM dan lebih sering terjadi pada saat penderita mengalami stres, demam atau kelelahan yang luar biasa atau setelah minum alkohol.
Tidak ada pengobatan khusus.


Somnambulisme (berjalan sambil tidur) adalah berjalan dalam keadaan setengah sadar dan diluar kesadaran penderita.
Hal ini paling sering terjadi pada masa akhir kanak-kanak dan remaja.
Ketika berjalan sambil tidur, mulut penderita bergumam dan jika berjalan ke daerah yang berbahaya bisa mencelakakan dirinya.
Sebagian besar penderita tidak dapat mengingat bahwa dirinya pernah berjalan sambil tidur.

Penderita sebaiknya dituntun kembali ke tempat tidur dan lampu kamar tidur atau ruangan di sekitarnya sebaiknya dibiarkan menyala untuk mengurangi kecenderungan berjalan sambil tidur.
Membangungkan penderita dengan paksa bisa menimbulkan reaksi kemarahan dan sebaiknya hal ini tidak dilakukan.
Benda-benda yang berbahaya atau mudah pecah sebaiknya dijauhkan dari penderita dan jendela harus selalu tertutup dan terkunci.[3]




Source :

Selasa, Februari 22, 2011

Women with a waist-to-hip ratio of 0.7 are generally rated as being more attractive





This ratio makes for dimensions of somewhere around a 25-inch waist and 36-inch hips. Mathematicians at Cambridge University discovered that these proportions make for the ideally sexy walk, with “a more angular swaying and bounce to the hips.” 

Famous women that fit this figure include Jessica Alba and Venus de Milo! Marilyn Monroe unfortunately missed the cut by one hundredth of an inch. Check out this article in Gizmodo to see who else made the cut. Also, the ideal ratio for men is 0.9.

=========

After studying the movements of women for years, finally we get scientific confirmation of what we're seeing: Researchers at Cambridge University in the U.K. have figured out exactly what makes a perfect swivel-hipped walk with "a more angular swaying and bounce to the hips." The mathematicians got out their slide rules, calculators, blow-up dolls and binoculars, scientifically determining the perfect ratio of waist to hips. Their results? The closer that ratio is to 0.7 (waist measurement is 70% of the hip measurement), the sexier the swagger. And guess who has that exact ratio? Jessica Alba, pictured above. Follow us for more examples (NSFW).
Other babes of historical importance were also mentioned, such as Marilyn Monroe (pictured at left), with a target ratio of 0.69, making it almost to the level of perfection of Jessica, but not quite. This 0.7 ratio translates into a waist of 25 inches and 36-inch hips, making that tick-tock walk look absolutely perfect. But the ratio is not necessarily related to measurements or weight—just the difference between those two measurements. However, we're betting that if those numbers get a whole lot larger, the illusion is lost.

source : omg-fact ; GIZMODO.com

Sabtu, Februari 05, 2011

Tentang KARSINOMA HEPATOSELULER dan HEPATOMA

KARSINOMA HEPATOSELULER


Hati adalah sebuah organ besar, padat, yang terletak berdempetan dengan dekat rongga badan di dalam perut sebelah atas kanan dan dilindungi seluruhnya oleh rangka iga. Hati mempunyai fungsi ganda: pertama, memproduksi dan mengalirkan empedu ke usus untuk pencernaan lemak dan kedua, mengolah makanan yang datang dari usus lewat vena porta, sampai ke bagian-bagian penting bagi metabolisme, di semua jaringan dan organ tubuh. Untuk hal itu ada empat sistem percabangan di seluruh hati. Pertama, kedua pembuluh darah masuk, yaitu pembuluh nadi hati yang berisi darah penuh zat asam dan vena porta dari usus yang berisi bahan makanan yang dua-duanya tentu bercabang di seluruh hati. Kemudian, dua sistem yang keluar: saluran-saluran kecil empedu dari seluruh hati yang bergabung menjadi sistem saluran empedu ke usus dan pembuluh balik hati ke pendarahan tubuh dengan nutrien untuk metabolisme dan asam arang yang akan dibersihkan di paru. Hati dibagi dalam berbagai bagian.



Hati mempunyai kemampuan istimewa untuk beregenerasi sesudah kehilangan jaringan atau terluka. Kehilangan jaringan oleh penyebab apapun juga, cukup cepat terkompensasi dan digantikan, tanpa meninggalkan bekas luka parut yang menyulitkan. Pada radang yang berlangsung lama, jaringan radang berubah menjadi jaringan ikat kaku yang mengisut, sehingga dapat mengakibatkan hilangnya fungsi yang serius. Keadaan ini, sesuai warnanya (kuning-jingga) disebut sirosis (kirrhos = jingga-kuning) merupakan salah satu dasar bagi kanker hati.
Di bawah istilah kanker hati, sekaligus dibicarakan kanker hati primer dan sekunder. Yang pertama, yang berpangkal dari sel-sel hati, disebut kanker sel hati (karsinoma hepatoseluler). Yang kedua terdiri atas sebuah kelompok metastasis yang berasal dari tumor induk dimanapun di dalam tubuh. Kita akan membahas terlebih dulu masalah kanker sel hati dan sesudah itu, beberapa ciri umum metastasis di hati.


Kanker sel hati
Kanker sel hati, adalah kanker hati ‘biasa’ yang terjadi di manapun di dunia, tetapi terjadi secara endemis pada penduduk asli di Cina, Asia Tenggara, dan negara-negara Afrika di sebelah Selatan Sahara. Di negara-negara ini, kanker berkembang khusus di hati yang terinfeksi hepatitis-B kronis. Insidens (frekuensi kejadian) di daerah endemis ini, tiga puluh per 100.000 penduduk per tahun, adalah sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan dengan negara risiko rendah, tempat dimana alkohol memegang peranan terpenting. Penggunaan alkohol secara intensif dan berlangsung lama di negara-negara Barat selalu merupakan penyebab penting dan sirosis hatidengan akibat meningkatnya insidens kanker hepatoselular yang tidak terhindarkan.
Kanker hati primer di daerah endemis sering berkembang cepat dan fatal. Inilah gambaran yang ditandai oleh penentuan diagnosis di dalam fase terminal. Semakin serius sirosis akibat hepatitits kronis, semakin besar risiko untuk berkembangnya karsinoma hepatoselular. Menurut Child keadaan ini dibagi tiga kelas (A, B, dan C) sesuai keseriusan penyakit, berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan gambaran klinis. Di sini, Child C yang paling serius.
Penyaringan, terutama terarah pada penderita sirosis Child A, lewat pemeriksaan darah (a.l. penanda alfa-foetoprotein [AFP]) dan ekhografi dapat menghasilkan sejumlah kasus diagnosis dini.

Patologi
Tumor ini mempunyai banyak gambaran, bentuk, dan perluasan. Terkadang sumbemya terpencil, tetapi umumnya terdapat banyak tumor yang tersebar membaur di seluruh hati. Oleh karena itu, karsinoma hepatoselular sering berwujud sebagai proses multifokal. Suatu tumor terpencil tanpa gejala, dengan penampang kurang dari tiga sentimeter, sesudah tiga tahun mempunyai persentase ketahanan hidup sekitar lima puluh dan sesudah lima tahun sekitar sepuluh lebih. Metastasisnya terutama ke pare dan tulang.

Gambaran klinis
Biasanya makan waktu lama sebelum muncul keluhan dan gejala. Selama tumor masih dikelilingi jaringan hati tidak ada gejala. Baru apabila tumor tumbuh menembus kapsula hati, akan terasa nyeri. Nyeri akut terjadi karena perdarahan dan tumor. Sering, perut membengkak (busung) karena cairan (asites) yang disebabkan oleh pembendungan vena porta akibat sirosisnya. Pada stadium lebih lanjut, nafsu makan hilang dan dapat muncul ikterus (penyakit kuning) akibat bendungan saluran empedu. Keluhan sering didominasi oleh dekompensasi sirosisnya: bendungan dengan asites (busung) serius, perdarahan pembuluh balik kerongkongan yang terbendung, dan buruknya keadaan umum. Pada sirosis hati dengan peninggian kadar AFP dalam darah yang sumber tumornya berada di hati seperti ditunjukkan secara ekhogafis, hanya memerlukan pemeriksaan sitologis dan cairan pungsi tumor untuk membuktikan diagnosis karsinoma hepatoselular.


Penanganan
Sebelum penanganan dimulai, harus ada gambaran yang jelas mengenai keadaan umum penderita dan situasi setempat. Seringkali keparahan sirosis hati menentukan terapinya. Apabila fungsi hati sangat terganggu tidak ada terapinya. Juga, terbendungnya hati karena sirosisnya akan melumpuhkan setiap aktivitas kuratif. Batas terapi bedah juga terletak pada keadaan hati setempat dan perluasan tumornya. Penderita sirosis Child A, mungkin dapat dioperasi; tetapi operasi tidak lagi dapat dipertimbangkan pada Child C. Operasi dan tumor ini, hanya mungkin, apabila masih terbatas sampai satu atau dua baga. Operasi sudah tidak mungkin dilakukan apabila ada beberapa tumor di dalam lebih dan dua bagian, tumor sudah meluas ke organ-organ sekitarnya, ada metastasis (sering di paru atau tulang), tumor bertumbuh masuk ke saluran empedu dan/atau ke pembuluh darah masuk dan keluar.
Sebagai tindakan paliatif, dapat dipertimbangkan embolisasi dari pembuluh nadi yang memberi makan tumor, pemberian sitostastika intra-arterial atau perfusi terisolasi dengan sitostatika pada hati. Transplantasi hidup sangat jarang dipertimbangkan. Penyinaran dan terapi sistemis juga hanya dimungkinkan secara terbatas, sehubungan dengan kemungkinan morbiditas hati. Prognosisnya buruk. Hanya reseksi parsial yang dilakukan pada tumor ganas terlokalisasi pada hati yang cukup sehat, memberikan kemungkinan penyembuhan. Persentase kekambuhan sesudah reseksi kuratif hampir 60%.


Metastasis hati
Metastasis di hati, pertama-tama merupakan semaian dari semua jenis kanker di dalam saluran pencemaan makanan yang masuk lewat vena porta. Selanjutnya, datang dari tumor induk organ-organ lainnya, seperti dari jalan udara (terutama dari kanker paru), saluran kemih (seperti ginjal, prostat dan kandung kemih), organ kelamin, payudara, melanoma, dan tulang. Jadi tumor-tumor ini, bukan kanker hati, melainkan metastasis dad tumor ganas lain, dengan semua ciri kanker induknya.
Gejala klinis pada metastasis luas di had adalah keadaan umum yang lemah, panas, kehilangan nafsu makan, demam yang tidak dapat dijelaskan sebabnya, dan kehilangan gairah hidup. Sekali-sekali, reseksi dapat dilakukan apabila menyangkut tumor dalam jumlah kecil tanpa ada penyebaran di tempat lain. Nyeri karena pertumbuhan masuk dari metastasis ke kapsula hati dapat ditangani secara paliatif dengan penyinaran. Pemberian sitostatika secara intra-arterial juga dapat memberikan efek paliatif. Untuk metastasis terisolir dari tumor induk yang penanganannya bersifat kuratif, dapat dipertimbangkan untuk melakukan reseksi. Hal ini menyangkut kemungkinan untuk mencoba mencapai penyembuhan.



HEPATOMA

Penyebab kanker hati primer (hepatoma) belum diketahui secara pasti, tetapi kemungkinan bersifat turunan pada anak-anak, dan pada orang dewasa kernungkinanannya karena pengaruh lingkungan yang bersifat karsinogen. Selain itu ada beberapa faktor risiko yang diduga sebagai pemacu hepatoma, antara lain :
- penderita sirosis hati clan penyakit hat, degenaratif,
- Vino hepatitis B (hepatitis khnonis),
- Perninum alkohol,
- Aflatoksin (makanan yang ditumbubi jamur Aspergillus flaws yang menghasilkan arlatoksin),
- Infeksi cacing hati (Clonorchis sinensis).
Berikut gejala atau simtom yang ditImbulkan kanker hati.
- Lemah, tidak nafsu makan, kehilangan berat badan, dan demam. Adanya massa sebelah kanan atas perut.
- Kulit berwarna kuning dan pembentukan cairan di rongga perut. Adanya suara abnormal seperti gesekan sewaktu periksa dengan stetoskop (apabila hati telah membesar).
- Buang air besar berwarna kehitam-hitaman, urin berwarna seperti teh.
- Tangan dan kaki membengkak.
Biasanya, kanker hati agak susah diketahui pada tingkat permulaan (mulai terdiagnosis pada tingkat lanjut) sehingga sulit diatasi walaupun melalui operasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala pada orang yang mempunyai risiko tinggi.
Kanker hati merupakan jenis kanker yang sangat sulit diobati, Oleh karena lakukan langkah pencegahan sedini mungkin. Berikut beberapa langkah pencegahan.
- Menghindari minuman beralkohol.
- Menghindari makanan becamur.
- melakukan vaksinasi hepatitis, terutama hepatitis B.


Patologi Hepatoma

Kanker hati disebabkan oleh adanya tumor ganas di dalam hati. Tumor ini dapat tumbuh pertama kali di hati (kanker primer) atau sebaran (penularan) dari tempat lain (kanker sekunder).
Tumor primer ada 2 macam, yaitu Hepatoma atau karsinoma hepatoselular, yang tumbuh di dalam sel hati dan Kolangiokarsinoma, yang tumbuh dari sel-sel dinding saluran empedu.
Hepatoma erat kaitannva dengan sakit hati yang disebut sebagai Hepatitis B, yang banyak terdapat di Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Hepatoma lazimnya merupakan komplikasi dari sirosis hati.
Kanker hati sekunder lazimnya berasal dari sebaran kanker yang menyerang lambung, pankreas, usus besar. Tumor primernya barangkali kecil saja dan tidak menimbulkan keluhan apa-apa.
Tanda yang kerap menyertai kanker hati adalah menurunnya berat badan, kehilangan nafsu makan, dan badan lemah. Tidak jarang timbul rasa sakit di rongga perut bagian atas. Dan tahap lanjut dari penyakit ini ditandai dengan sakit kuning (hepatitis) dan adanya banyak cairan dalam rongga perut (asites).
Umumnya, hepatoma tidak menyebar ke mana-mana dalam waktu lama. Bila penderita tidak mengalami sirosis hati, maka pembedahan akan dilakukan untuk mengangkat tumor dan penderita dapat sembuh dengan sempurna.
Penderita kanker hati sekunder tidak dapat disembuhkan, tetapi dengan terapi Self Healing atau obat dan herbal antikanker, pertumbuhan penyakit tersebut dapat dihambat.


Pada pemeriksaan patologi makroskopik, dua pertiga kasus berbentuk multinodular dan sebagian besar dari persentase ini akan terjadi dalam populasi sirosis. Dua puluh lima sampai 30 persen pasien akan tampil dengan lesi tunggal besar disertai satelitosis, dan kurang dari 4 persen akan tampil dengan jenis berkapsul, yang biasanya mempunyai prognosis lebih baik. Secara mikroskopik, hepatosit abnormal bervariasi dari sel berdiferensiasi baik yang sulit dibedakan dari lesi hiperplastik nodular fokal jinak dan adenoma jinak sampai jenis histologi yang berdiferensiasi buruk.
Bentuk trabekula karsinoma hepatoselular merupakan jenis histologi terlazim. Sel ini menyerupai epitel lempengan hati normal. Di pusat trabekulum, lumen menyerupai kanalikulus biliaris, dengan kadang-kadang ada sumbatan empedu. Ada mitosis menonjol dan stroma intrasel yang sangat sedikit. Lesi anaplastik sulit dibedakan dari tumor metastatik lebih anasplastik yang ditemukan dalam hati. Karsinoma hepatoselular adalah tumor sangat agresif dan lesi terbatas pada hati dalam hanya 11 persen pasien sewaktu didiagnosis.
Varian ribrolamelar hepatoma mempunyai prognosis lebih baik. Varian ini secara histologi ditandai oleh berkas kolagen sejajar di antara hepatosit besar dan normal dengan mitosis jarang, yang menggambarkan tumor kurang agresif. Dilaporkan hepatoma responsif terhadap androgen. Pada pasien yang berusia kurang dari 35 tahun, 43 persen hepatoma adalah varian onkositik fibrolamelar Jenis histologi hepatoma ini lebih sering dapat direseksi dengan 5 dari 10 pasien hidup tanpa penyakit 1,5 sampai 8 tahun pascabedah.

--------
take from : fkunhas.com

source :
Kanker, Apakahitu? Oleh Prof. Dr. Wim. de Jong
Buku Ajar Bedah Oleh David C. Sabiston
Terapi Pengobatan Tumor – Kanker Oleh Sri Haryanto S. Nugroho

Atasi Kanker dengan Tanaman Obat Oleh Hembing Wijayakusuma

Berhubungan (ML) saat Hamil



Berdasarkan beberapa penelitian, terdapat perbedaan respons fisiologis terhadap seks antara ibu hamil dan wanita tidak hamil. Terdapat empat fase selama siklus respons seksual, antara lain:

1. Fase gairah seksual
Labia mayora
• Nulipara/tidak hamil: pembesaran labia mayora sama.
• Multipara: labia mayora lebih membesar daripada nulipara. Labia minora: nuli dan multipara sama dan terjadi pembesaran 2-3x.


2. Fase plateau
Lanjutan dari fase gairah seksual menuju orgasmus.
• Terjadi perubahan warna kulit labia minora dari warna merah muda menjadi merah sekali bersamaan dengan orgasme.
• Umumnya, wanita hamil dan tidak hamil sama pada fase ini.


3. Fase orgasmus
• Merupakan puncak dari respons seksual.
• Pada wanita hamil, terjadi kontraksi 1/3 distal dari vagina dan uterus.
• Selama trimester III, khususnya pada minggu ke-4 terakhir kehamilan, uterus mengalami spasme tonik, di samping ritme kontraksi yang teratur.


4. Fase resolusi
• Umumnya pada ibu hamil, kembalinya darah tidak seluruhnya karena tingkat ketegangan seksual ibu hamil lebih tinggi dibandingkan wanita tidak hamil.
• Perasaan bahagia tidak mengurangi ketegangan untuk beberapa waktu.
Hubungan seksual (ML) tidak dilarang selama kehamilan, kecuali pada keadaan-keadaan tertentu, seperti:
1. Terdapat tanda-tanda infeksi (nyeri, panas)
2. Sering terjadi abortus/prematur
3. Terjadi perdarahan per vaginam pada saat koitus
4. Pengeluaran cairan (air ketuban) yang mendadak.
Sebaiknya koitus dihindari pada kehamilan muda sebelum kehamilan 16 minggu dan pada hamil tua, karena akan merangsang kontraksi.


source : fkunhas.com

Minggu, Januari 30, 2011

Kissing is Healthy .....

You burn approximately 26 calories for every minute of kissing. That's 1,560 calories for an hours make out session. That's nine times more calories burned by slow walking.

 source : OMG sex facts

===============================

Eaaa....... Bakar kalori ternyata ... kalo ae males olahraga kan .... o_O ckck :p

Kamis, Januari 13, 2011

Men average less than 3 hours of orgasm over their entire lifetime.

A man gets just an average of less than three hours of orgasm throughout his lifetime, according to China Press.

Orgasm is the physical and emotional sensation experienced at the peak of sexual excitement.

Singapore Gleneagles Hospital gynaecologist Dr Fang Zhuang Wei said that due to busy lifestyles these days, couples were only sexually active before and immediately after their marriage, reports the Star Online.

For instance, he said if a man had an average orgasm of about 2.5 seconds over 40 years (from age 18 to 58), and had sex  twice weekly with his wife, he would enjoy two hours, 53 minutes and 20 seconds of orgasm in his lifetime.

According to a Chinese online media report, if a man can live up to 78 years old and has a 2.02 seconds of orgasm each time he has sex, doctors in China estimated the man would have 16 hours of orgasm in total.



source : omgfacts
----------------------------

Yeah .... bukan salah siapa2 jika seorang laki-laki punya masa orgasme pendek o_O .... Tapi coba perhatikan bahwa perhitungan itu hanya digunakan dengan perkiraan ketika 'had sex twice weekly with his wife' ... Yang had sex nya lebih dari dua kali seminggu, yang tiap hari, atau yang tiga kali sehari, atau yang lagi honeymoon (okelah kbanyakan couple sekarang adalah pekerja dan sibuk, but that's not strong reason to 'not had sex with your wife/husband) dan yang dengan cewek 'yang jualan pinggir jalan', cewek jajanan, had sex before married, dan masturbasi gak dihitung loh .... :'/ haha ...... *Iseng ....

Selasa, Januari 11, 2011

KELAINAN JANTUNG BAWAAN PADA BAYI

Kelainan jantung pada bayi bisa sangat ringan, sehingga tidak terdeteksi saat lahir. Akan tetapi, bisa juga berat sampai-sampai dapat didiagnosis sebelum bayi dilahirkan.

Penyakit kelainan jantung bawaan merupakan jenis penyakit yang paling sering didapati pada seorang bayi. Satu dari 33 bayi yang lahir di Amerika Serikat menderita kelainan ini. 

Dr. Michael Katz, pakar kesehatan anak dari Columbia University di Amerika Serikat mengatan, kelainan jantung bawaan menjadi penyakit yang banyak diderita karena perkembangan organ jantung pada janin sangat rumit. "Jantung adalah organ yang paling kompleks, banyak kemungkinan terjadi suatu kelainan," jelas Katz.

Pada umumnya, jenis kelainan jantung ini yaitu bocornya sekat serambi atau bilik jantung, perubahan posisi (transposisi) pembuluh darah besar dan tetap terbukanya saluran penghubung antara aorta dan pembuluh darah paru.

Belum diketahui pasti apa sebab terjadinya kelainan jantung bawaan. Para ahli menduga kelainan dapat disebabkan polusi, virus, rokok, rubela, dan obat-obatan. Faktor genetik juga disebutkan memperbesar kemungkinan mempunyai anak dengan kelainan jantung.

Kelainan yang menyebabkan penurunan aliran darah ke paru biasanya ditandai oleh kebiruan di kulit, kuku jari, bibir, dan lidah karena tubuh tidak mendapatkan zat asam yang memadai akibat aliran darah kotor ke tubuh. Pernapasan si anak akan menjadi cepat dan nafsu makan berkurang.

Kecanggihan teknologi kedokteran mutakhir di bidang diagnosis dan terapi membuat banyak bayi dengan kelainan jantung dapat tertolong. Mereka lahir dan hidup sehat hingga dewasa. Penanganan dapat dilakukan dengan obat-obatan, ataupun dengan mengoreksi kelainan jantung melalui bantuan kateter serta pembedahan.



Sumber: Popular Science - http://nationalgeographic.co.id/lihat/berita/368/kelainan-jantung-bawaan-pada-bayi

Senin, Januari 10, 2011

Having sex can reduce a fever because of the sweat produced.

Sex is also a pain reliever, ten times more effective than Valium: immediately before orgasm, levels of the hormone oxytocin rise by five times, determining a huge release of endorphins. These chemicals calm pain, from a minor headache to arthritis or migraines, and with no secondary effects. Migraines also disappear because the pressure in the brain's blood vessels is lowered while we have sex. So now we see that actually, a woman's headache is rather a good reason for having sex, not against it.


source : http://www.omg-facts.com

----------------
Jadi kalo dulu cape dan pusing jadi alasan buat 'nolak' sekarang udah gak lagi .... ;p