Kamis, Agustus 18, 2011

Beo Hilang -_-"

Beberapa hari yang lalu (udah lebih seminggu rasanya) saat itu aku berada pada masa mengantara, masa transisi (secara harfiah sebuah transisi besar). Aku melakukan banyak hal dan melupakan banyak hal. Aku mulai melupakan hal-hal yang ada disampingku, tapi ada satu hal yang kupikir tidak akan aku lupakan, aku sedikit salah karena beberapa hari setelah masa transisi dimulai, saat aku memutar pandang ke seantero kamar akhirnya aku sadar, -Beo sama Mpus- HILANG! Anjrit......

Lo gak tau rasanya kehilangan dua benda itu kayak pengen nangis darah tapi air mata bukan darah! Antara pengen dan ngeri dan gak sanggup dan sedikit hiperbola

Aku bingung, muter, nyari ...

See, jujur ya. Dari sekian benda yang aku punyai, dua boneka manis imut unyu ini adalah yang paling aku sayang, diluar dari asal-usulnya, aku sudah terlanjur menyukai mereka. Itu tu kayak kamu pernah liat mereka senyum saat kamu lagi tidur, senenngggg banget. Masa nih ya, aku tu telak sadar Mpus sama Beo tu BONEKA (gak nyante nih ampe di capslock), tapi aku tu bingung selalu meperlakukan mereka seakan mereka bisa nafas, bisa ngerasain senang dan sedih. Aku berkali-kali menanamkan di kepala "Sari Helooo..... Mereka cuma boneka" trus aku lempar mereka kepojokan, beberapa detik kemudian aku udah balik kekamar ngambil mereka dari pojokan trus taroh mereka diatas kotak berdampingan berdua (kucing sama anjing romantis betul)sambil aku ajak ngomong -GILA- (masa aku sampai minta minta maaf sama mereka, SARAP)

-Oke, mungkin itu bagian dari galau- Kembali ke pokok permasalahan.
Ini gara-gara masa transisi, aku mulai mencoba membuka pikiran dan melupakan hal-hal yang menurutku telah mengurungku dalam sangkar (astaga burung kali), maksudnya melupakan hal-hal yang kupikir telah membuat aku terlalu lama bersedih, berkenang, merana, merindu, AMPAS, lebay gue ya! Dan aku menuduh Beo yang tidak tahu menahu (sekarang Beo sama Mpus sepaket soalnya jadi satu hilang yang lain ikut hilang) sebagai salah satu alasan.

Setelah dia hilang baru aku nyadar, dia gak ada hubungannya. Sekali lagi, diluar dari asal-usulnya, even ketika segala hal yang berhubungan dengan tetek bengek semua ini aku lupakan (misalnya gara-gara amnesia gitu! Oh dimana aku, siapa kamu, siapa kalian, aku siapa *megang-megang kepala trus liat matanya Beo langsung berkaca, kamu apa? nama kamu siapa? Ma, Pa,bawa dia pulang yang *Peluk-peluk) Beo tetap sebuah boneka unyu yang aku sayang banget!Tanpa pamrih dan tanpa sebab persis seperti aku menyayangi Mpus, si kucing berbulu imut...

Aduh, dimana mereka?
Aku muter kamar, trus ada mama masuk.
"Ma..... Mama liat boneka aku gak? yang disini *nunjuk pojokan Beo Ma..."
"Oh, ada disebelah"
Telingaku berdiri
"Maksudnya?"
"Di kamar sebelah, dikamar adek kamu"
-Gue mencerna sesaat-
Aku anak tertua dan punya adik tiga, satu cewek dan kami sekamar, sisanya dua cowok dan mereka sekamar. Don't say kalo dua orang adek cowok aku suka maen boneka PLISSS......

Aku lari ke kamar sebelah dan bener aja, ada Beo sama Mpus (tetep berdua) duduk di atas kardus deket lemari. Aku lega tujuh turunan!

Pas aku mendekat, mau ambil mereka mau dibalikin ke tempat semula aku mulai mikir lagi "Ma..." teriaku "Kok bisa disini"

"Adik kamu kali yang bawa"
Aku membatalkan niat membawa mereka dan kubiarkan mereka duduk mesra bersama ditempat baru itu, dengan hati yang penuh penasaran.

Beberapa hari kemudian, aku liat adikku yang paling kecil, cowok, ketawa ketawa sambil mainin Beo sama Mpus (tetep berdua) akupun mendekat.
"Kenapa kok main ini?"
"Gak apa-apa" katanya
"Suka ya?"
Dia ketawa
Trus dia baringan di ruang tipi sambil bawa dua sejoli itu, aku heran aja, kok dia ketularan aku *lebih parah kah?*

Aku diem aja setelah itu. Niatku untuk bawa mereka balik aku urungkan, Aku biarkan dia sama Beo dan Mpus, diajak tidur pula -unyu-

Well! Sebelumnya, masa transisi sempat membuat aku ingin mengacuhkan keberadaan Beo, tapi ternyata pikiranku gak tenang, pas aku tau adik aku sayang juga sama dia, aku jadi bisa biarin dia main sama Beo. Paling gak ada yang bisa sayangin dia selain aku, jadi pas aku gak ada Beo tetep aman, dan aku gak harus lagi bawa Beo kemana-mana karena alasan khawatir Beo bakal kesepian.

-Aku masih gak ngerti kenapa aku masih nganggap Beo bisa ngerasain itu semua- Lebih ekstrimnya lagi, aku selalu ngerasa wajah Beo terlihat lebih cerah sejak ketemu sama Mpus... XD -unyuuuuuu-

Ni dia mereka, serasi gak?

Tidak ada komentar: