Sabtu, Juni 04, 2011

Tulisan Gak Penting Sealam Jagad Raya (2)

Tuhan ini sudah bulan Juni ... Sudah berapa bulan ini berlalu? Rasanya seperti baru kemarin ...........



Aku menangis lagi ...
Kan, kamu muncul disaat yang tepat, disaat tersunyi kesadaranku
Kan, kamu muncul ditempat yang tepat, di hatiku yang paling terluka
Sampai sekarang aku masih mencoba mengerti bahwa apa yang kau lakukan adalah karena kamu peduli, kamulah satiu-satunya sahabatku yang paling paham aku hingga sisi diriku yang paling gelap yang aku sendiri takut untuk menengok. Aku tahu niatmu baik, karena kamu adalah bagian dari diriku, dan karena aku dan kamu satu, tapi bukan berarti kamu harus terus menekanku dengan bilang kenyataan bahwa ini membuatku menangis berkali-kali



Pada akhirnya, semua orang hanya akan peduli pada perasaannya, perasaan si dia yang terbohongi, terkhianati... Bahkan diriku sendiri terlalu peduli pada perasaannya, tidak ada yang benar-benar peduli apa yang aku rasakan, meski aku bertingkah seakan aku kuat, aku sakit. Meski aku bersikap seperti tidak terjadi apapun, didalam sini aku terbunuh perlahan lahan
Tapi percuma aku bicara, percuma aku mengatakannya, toh tidak akan ada yang peduli karena disini aku hanya sebagian kecil peran, aku hanya serpihan kaca kecil antagonis yang hampir bisa dipastikan kalah pada akhirnya. Aku harus mencari peranku dikisah lain, aku tahu... Tapi apakah ada yang peduli bahwa aku lelah , apakah ada yang peduli ? Tidak ada

Berempati seakan mereka peduli, itu hanya sebuah formalitas, aku tahu itu.
Mereka tak peduli apakah aku sanggup atau tidak, yang jelas aku harus berhenti menangis
Mereka tak peduli apakah aku bisa atau tidak, yang jelas aku harus membuka mata pada masa depanku
Mereka tak peduli apakah aku mau atau tidak, yang mereka peduli adalah, aku harus mencari kisahku sendiri dimana akulah pemeran utamanya. Tidak gampang!
Aku sedang striping di kisahmu, dan dengan berbagai cara aku terus-menerus berusaha menjadi salah satu pemeran utama dikisahmu, even ketika aku harus menggeser pemeran utama yang sebenarnya. Kenapa aku harus peduli pada perasaannya,, toh tidak ada yang peduli pada diriku dan perasaanku yang terus menjadi pemeran kecil sebagai orang ketiga, yang bertahan hidup sendirian, tidak ada yang peduli apakah aku tahan mendengar caci maki yang ternyata benar bahwa aku hanya terlihat seperti pelacur yang terus-terusan mempertahankanmu ...

Aku ini .... Kenapa aku harus peduli? Toh tidak ada yang  peduli padaku ....

Kadang aku merasa bingung, kenapa aku harus menjadi orang lain hanya untuk bertahan hidup... hanya karena jika aku menjadi diriku sendiri yang lebih memilih menyingkir demi kebahagiaan semua orang membuat aku kehilangan segalanya tentangmu, bahkan bayanganmu ... Sudah cukup aku mengalah. Sudah cukup aku berjalan ke satu kisah dan kisah lainnya lalu pergi tanpa meninggalkan kesan lalu dilupakan, aku lelah dan aku memilih bertahan disini ...

Jujur aku lelah
Jujur aku ingin berhenti
Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya, sama sekali tidak tahu!

I'm sick, I know it's killing you when you know that you make me sick .... I never meant to show it.. I'm always try to be strong, try to be nice, try to pretend nothing happened, try to give you my best smile, try to show you that I'm damn fine! But I'm sick, and I know, it's killing you when you know that I fail to make it fine! It's killing me too, when see your 'feeling guilty' eyes ... But I can't to hide anything, I'm too expressive and I just little girl who too much tired to stay walking, without you, I don't want go on and stay here until unknown




I REALLY DON'T KNOW WHAT HAPPEN WITH ME
I HATE TO REALIZE THAT IT'S JUST THE STUPIDEST EVER
BUT SOMETIMES, IT JUST FUNNY TO BE STUPID
AND LIKE HOW IT HAD BEEN STARTED, IT WILL END MYSTERIOUSLY TOO


I'M HERE RIGHT NOW
AND HAVE TO HERE
CAN'T GO ANYWHERE
BECAUSE THE CHOICE THAT APPEARS IN FRONT OF ME, NOT REALLY CHOICE
IT JUST SHADOW
AND ACTUALLY, I'M NOT REALLY HAVE A CHOICE

Tidak ada komentar: